Kamis, 11 Juni 2015

Pentingnya Pencatatan Transaksi Bisnis

Setiap usaha yang dijalankan, pasti mempunyai pemasukan dan pengeluaran dalam bentuk transaksi bisnis. Tiap transaksi keuangan tersebut idealnya harus punya bukti-bukti sebagai bentuk pencatatan. Pada awal mulai usaha, biasanya pemilik yang mencatat seluruh transaksi tersebut. Tetapi apabila usaha sudah mulai berkembang, sebaiknya rekrut orang khusus untuk membantu anda melakukan pencatatan.  Apa saja yang kita perlu catat untuk bahan analisa kita kedepannya, berikut beberapa diantaranya :

1. Mencatat Penjualan 
Anda sebagai pelaku usaha tentunya harus membuat nota/kuitansi setiap melakukan penjualan. Usahakan nota tersebut dicatat kembali tiap hari kedalam buku penjualan atau lebih baik lagi ke aplikasi spreadsheet. Informasi ini berguna bagi Anda untuk mengetahui tren penjualan usaha dari bulan bahkan per tahun. Kapan saatnya penjualan ramai maupun sepi, produk atau jasa apa yang paling diminati.

2. Mencatat Pengeluaran
Apabila pemasukan sudah bisa dicatat secara tertib, sekarang kita masuk ke pencatatan pengeluaran. Pengeluaran bisa dibagi menjadi 2 komponen besar, yaitu langsung yang terkait dengan usaha maupun tidak langsung. Sederhananya seperti ini, pengeluaran langsung adalah semua uang yang kita keluarkan yang berkaitan langsung dengan penjualan. Contoh : Biaya pembelian barang dagangan, apabila usaha kita jual pulsa, berarti biaya pembelian pulsa adalah biaya langsungnya. Kalau contoh pengeluaran tidak langsung adalah gaji, biaya listrik yang tidak mempengaruhi penjualan secara langsung.

3. Mencatat Pembelian Aset
Hal ini yang sering rancu dengan pencatatan biaya. Terkadang pemilik usaha tidak bisa membedakan mana yang tergolong aset dan mana yang tergolong biaya. Definisi aset secara sederhananya adalah benda/peralatan yang digunakan untuk aktivitas usaha dan umurnya lebih dari 1 tahun, contoh kalau usaha kita jasa pengetikan, aset kita adalah computer. Apabila pelaku usaha tertib mencatat aset yang dibeli, maka kita dapat menggunakan catatan tersebut untuk menyusun neraca usaha. 

4. Mencatat Stok/Persediaan 
Pelaku usaha yang mempunyai usaha perdagangan, harus punya pencatatan stok atau persediaan. Hal ini penting dilakukan agar kita bisa tahu dengan tepat, persediaan kita yang masih ada apa saja. Coba bayangkan apabila kita berjualan pakaian dan kita tidak punya pencatatannya, apabila ada pembeli yang bertanya, maka kita akan kesulitan untuk mencarinya. Caranya mudah, cukup menggunakan buku stok yang kita gunakan saat barang masuk dan kita kurangi stoknya saat ada penjualan. Evaluasi yang paling mudah adalah dari catatan ini, kita dapat membeli dan menstok barang-barang yang perputarannya lebih cepat, karena persediaan adalah uang bukan?


Nah...untuk mencatat transaksi usaha Anda, khususnya penjualan mungkin dapat Anda lakukan secara manual saat memulai usaha, namun setelah usaha Anda berkembang maka sudah terlambat. Karena Anda akan kehilangan semangat untuk memasukkan semua penjualan dari awal Anda memulai usaha. Tapi bagi Anda yang usaha nya sudah berjalan, ingat tidak ada kata terlambat, kini telah hadir solusi pencatatan transaksi penjualan Anda. Tentunya pencatatan penjualan dapat Anda simpan di Smartphone tanpa perlu mencatat pada buku/nota. Bagaimana caranya??? MobKASIR solusinya, MobKASIR adalah aplikasi pencatatan di Smartphone Android yang sudah terdapat laporannya, sehingga Anda dapat dengan mudah mencatat transaksi penjualan. Selain itu, Anda dapat memberikan bukti transaksi dengan mengirimkannya melalui Bluetooth atau dengan email dengan fitur terbaru dari MobKASIR.

Silahkan mencoba MobKasir, Download Free di Google Play Store dengan keyword 'MobKasir' dan Langsung bisa Anda gunakan. Tampilan didesain untuk Smarphone Android minimal 4 inchi dengan resolusi minimal 480x800.

Senin, 08 Juni 2015

7 Strategi untuk Meningkatkan Penjualan Toko Online

Dengan meningkatnya persaingan di semua pasar, toko online perlu terus berpikir untuk menaikkan revenue agar bisnis mereka stabil dan menutupi biaya operasional yang terus meningkat. Berikut adalah tujuh strategi untuk meningkatkan penjualan toko online :

Mendapatkan pelanggan baru.
Setiap bisnis e-commerce umumnya mencari pelanggan baru. Tapi, apakah Anda benar-benar terfokus dalam upaya itu? Berikut adalah beberapa ide.
  • Penjualan referral/reseller. Buatlah program referral/reseller untuk meningkatkan pelanggan Anda. Beri mereka insentif untuk merujuk Anda ke teman-teman mereka melalui media sosial, email atau tempat lain.
  • Meningkatkan Advertsing. Pay-per-klik ads, content ads, iklan di media cetak, menambahkan kata kunci.
  • Sosial media Buzz dengan menjalankan undian atau kontes di Facebook untuk mendapatkan email pelanggan baru, blog, Tweet tentang produk spesial atau produk baru, memperbanyak follower dan fans.
  • Kampanye marketing baru. Buat kampanye marketing baru dengan tampilan yang lebih segar dan menarik bagi segmen pasar yang berbeda, lakukan penyegaran website Anda dengan tampilan yang lebih modern, dapatkan coverage dari media dan ciptakan buzz tentang sesuatu yang Anda lakukan secara berbeda dari pesaing Anda.
Jika Anda ingin meningkatkan penjualan Anda sebesar 20 persen, Anda perlu untuk memperoleh pelanggan 20 persen lebih banyak. Ada kemungkinan bahwa pelanggan baru Anda tidak akan membeli sebanyak pelanggan lama Anda, sehingga jadikan faktor ini menjadi rencana Anda.



Target pasar baru.

New market mengacu pada konsumen baru yang tidak tahu ada toko Anda. Dalam beberapa kasus pasar baru dapat dicapai melalui toko baru. Dalam kasus lain, seperti mentarget pasar luar negeri, hal itu mungkin memerlukan penerjemahan situs web Anda.

  • Pasar luar negeri. Pertimbangkan lokalisasi website Anda untuk berbagai bahasa dan menargetkan negara-negara lain melalui iklan, media sosial atau portal B2B di luar negeri (mis.Alibaba.com).
  • Niche pasar. Anda dapat memperluas penawaran Anda di suatu niche pasar dan membuka sebuah toko baru hanya melayani itu. Sebaliknya, jika Anda memiliki sebuah toko niche, mempertimbangkan memperluas penawaran Anda ke pasar yang lebih luas.
  • Grosir atau eceran? Ada banyak toko yang memulai dengan grosir atau eceran dan menemukan dengan memodifikasi strategi harga mereka, mereka mampu melayani pasar lainnya.
  • Menjual melalui channel yang baru. Memperluas penawaran produk Anda ke pasar seperti Amazon, atau eBay. Di Indonesia ada banyak pilihan channel pemasaran (selain website sendiri) misalnya Bukalapak.com, Tokopedia.com, Blibli,com, Groupon.co.id  dst. Dalam banyak kasus, customer dari channel baru ini adalah konsumen yang berbeda dari yang sudah Anda miliki sebelumnya.

Menjual lebih banyak kepada pelanggan yang ada
Strategi ini sangat bagus untuk sebagian besar bisnis. Pedagang kadang tersesat untuk mendapatkan pelanggan baru dan melupakan ribuan pelanggan yang sudah membeli dari mereka . Ada banyak cara untuk mendapatkan lebih banyak pendapatan dari pelanggan yang ada. Kebanyakan dari cara ini memerlukan lebih sedikit investasi daripada mendapatkan pelanggan baru.
  • Remarketing. Newsletter email adalah cara yang luar biasa untuk melakukan pemasaran. Anda dapat mengirimkan email promosi untuk abandoned shopping cart (shopping cart yang ditinggalkan), kirim email promosi transaksional dengan semua perintah dan konfirmasi pengiriman.
  • Promosi yang agresif. Targetkan subscriber email Anda, fans Facebook, dan Twitter dengan mempromosikan sejumlah item. Tawari mereka dengan  produk yang Anda tahu mereka suka dan cobalah untuk melakukan up-selling dan cross selling produk lainnya dengan margin yang lebih tinggi. (upselling = mengarahkan customer membeli produk yang lebih mahal, cross selling = mengarahkan customer membeli produk lain, biasa dilakukan dengan bundling)
  • Loyality programs. Tawarkanlah pelanggan Anda yang setia dengan sebuah “godaan” untuk membeli produk dengan lebih murah . Hal ini sepertinya sederhana, sama seperti pengiriman hari gratis atau di hari yang sama.
  • Deals. Tawarkanlah deals dengan rutin untuk menjaga kostumer Anda selalu melihat toko Anda. Ini akan meningkatkan kemungkinan pembelian dari toko Anda, bahkan jika mereka tidak menanggapi deal hari itu


Meningkatkan rata-rata pesanan Anda
Banyak perusahaan mengabaikan strategi ini. Berikut adalah beberapa ide spesifik.
  • Lebih agresif dalam upselling. Pastikan website Anda dapat menampilkan barang up-sell pada halaman produk detail dan dalam keranjang belanja Anda. Sebuah studi menemukan bahwa dengan menghadirkan pelanggan dengan 3 atau 5 pilihan yang sama, mereka hampir selalu memilih produk dalam kisaran mid-to-higher.
  • Cross-product selling.  Menghadirkan produk terkait yang relevan pada halaman detail produk dan dalam keranjang belanja Anda. Sajikanlah barang-barang yang sering dijual bersama-sama. Seperti produk yang relevan.
  • Volume promosi. Pada saat costumer Anda telah ingin melakukan checkout, tawarkanlah diskon volume. Jika rata-rata pesanan Anda adalah  Rp. 200 ribu, tawarkanlah diskon 10 persen pada Rp. 250 ribu  dan diskon 15 persen pada Rp. 275 ribu. Buatlah pop-up untuk mengingatkan pelanggan mereka hanya kurang beberapa dolar dari diskon, dan sajikanlah beberapa item di kisaran harga tersebut untuk bisa dipilih.
Peningkatan rata-rata pesanan sebagai strategi kadang sulit dipahami dalam jangka panjang, sebagai ukuran pesanan Anda, karena mungkin berfluktuasi  dari waktu ke waktu.


Memperluas lini produk Anda
Dari semua strategi yang tercantum di sini, ini mungkin yang paling efektif. Hal ini mungkin dapat menaikkan investasi Anda jika Anda melakukan investasi yang besar dalam stock dan tenaga kerja untuk mendapatkan produk di toko Anda dan dipromosikan kepada basis customer Anda.

Namun, hal ini juga sangat mudah: Ketahuilah pelanggan Anda dan tambahkan produk yang paling banyak dibeli mereka. Intip pesaing Anda dan carilah apa yang sedang laris manis. Bicaralah dengan pemasok Anda dan melihat apa yang toko lain yang jual. Tanyakan juga kepada pelanggan Anda apa yang mereka inginkan.
  • Tambahkan lini produk baru.  Dalam kasus ini, tentu  produk yang Anda tambahkan adalah yang “sedikit melenceng ” dari produk yang Anda jual saat ini. Anda mungkin mendapatkan manfaat dari penjualan tambahan untuk pelanggan yang sudah ada dan Anda juga mungkin dapat menargetkan pelanggan yang belum mengunjungi toko Anda.
  • Perluas pillihan dari lini produk yang sudah ada.  Tambahkan pilihan dari produk laris yang sudah ada di toko Anda, misalnya warna, ukuran dan hal sejenis lainnya pada costumer baru.
Menambahkan sebuah lini produk baru mungkin memerlukan studi tentang pasar baru terlebih dahulu. Hal ini juga mungkin memerlukan lebih banyak sumber daya untuk menampilkan barang di online atau memenuhi pesanan. Pastikan Anda mempertimbangkan dampaknya pada bisnis Anda sebelum Anda melanjutkan.

Menaikkan harga
Ini adalah konsep lama yang masih bekerja. Tingkatkan harga Anda dengan persentase yang sangat kecil. Anda tidak harus melakukannya pada semua barang. Tidak harus dalam jumlah besar. Jika Anda meningkatkan harga Anda di seluruh produk dengan 5 persen, pendapatan Anda naik sebesar 5 persen. Risiko kehilangan penjualan ada, tapi itu cukup kecil. Kenaikan 15 persen akan sangat mencolok, tetapi tidak untuk kenaikan kecil 1 sampai 5 persen.
  • Mark up harga di seluruh produk. Cobalah dengan peningkatan kecil.
  • Mark up harga untuk barang-barang tertentu, Anda mungkin memiliki barang-barang tertentu yang tidak memiliki elastisitas harga yang jauh. Peningkatan harga pada item-item ini akan mengganggu untuk sebagian pelanggan Anda. Dalam hal ini, biarkan harga tersebut utuh dan naikkanlah harga pada niche atau item kurang populer.
  • Biaya untuk pengiriman. Dalam era pengiriman gratis, ini adalah pendekatan yang berbeda. Tapi, cobalah. Tambahkan charge biaya untuk pengiriman pesanan yang lebih kecil. Biaya pengiriman naik setiap tahun – biasanya dua atau tiga kali per tahun. Mengapa membayar itu terus-menerus? Ini mengurangi keuntungan Anda. Jika Anda shipping 500 pesanan per bulannya dan melakukan recovery dari biaya pengiriman sebesar Rp. 10,000 per pesanan, itu berarti Rp.5 juta dalam pendapatan.

Cross-line marketing
Untuk Anda yang memiliki toko baik online atau fisik, berikut adalah beberapa ide-ide Cross-channel Marketing yang  banyak digunakan para retailer.
  • Menjual secara online tetapi customer bisa mengambil di toko offline. Jika Anda memiliki sebuah toko online, anda bisa mencoba mengajak pelanggan Anda untuk mengambil pesanan di toko fisik. Hal ini memungkinkan mereka untuk tidak membayar biaya pengiriman, dan tujuan lainnya adalah bisa saja pelanggan membeli sesuatu yang lain.
  • Beli di toko fisik, tetapi menawarkan pengiriman gratis jika belanja online. Jika pelanggan di toko fisik Anda dan ingin membeli sesuatu tetapi Anda tidak memiliki stok, ajak mereka untuk melakukan order secara online dan kirimlah kepada mereka tanpa biaya.
Lalu apalagi yang bisa membantu bisnis online Anda dengan Smartphone yang Anda miliki? Tentunya pencatatan penjualan dapat Anda simpan di Smartphone tanpa perlu mencatat pada buku/nota. Bagaimana caranya??? MobKASIR solusinya, MobKASIR adalah aplikasi pencatatan di Smartphone Android yang sudah terdapat laporannya, sehingga Anda dapat dengan mudah mencatat transaksi penjualan. Selain itu, Anda dapat memberikan bukti transaksi dengan mengirimkannya melalui Bluetooth atau dengan email dengan fitur terbaru dari MobKASIR.

Silahkan mencoba MobKasir, Download Free di Google Play Store dengan keyword 'MobKasir' dan Langsung bisa Anda gunakan. Tampilan didesain untuk Smarphone Android minimal 4 inchi dengan resolusi minimal 480x800.

Minggu, 07 Juni 2015

Kunci Sukses Memulai Bisnis Untuk Pemula

Tren berwirausaha semakin santer terdengar. Di mana-mana muncul ajakan untuk meninggalkan status karyawan menjadi pengusaha. Berbagai seminar dan buku-buku tentang wirausaha pun semakin laris di pasaran.  Semakin banyak pula yang tergelitik memulainya.

Ada yang dengan mulus dan sukses, namun ada pula yang jatuh saat mulai melangkah, dan akhirnya kembali lagi menjadi karyawan.

Menjadi pengusaha memang menyenangkan. Anda tidak lagi terikat oleh jam kerja rutin yang mengharuskan Anda berangkat pagi dan pulang sore setiap hari. Dengan menjadi pengusaha, Anda bisa mengatur sendiri waktu kesibukan dan liburan Anda.

Anda yang berminat beralih menjadi pengusaha, ada baiknya memahami dahulu apa saja yang harus Anda persiapkan agar tidak gagal.

Mulailah saat masih menjadi karyawan.
Jika saat ini Anda masih menyandang status karyawan, jangan buru-buru memutuskan berhenti dari pekerjaan itu. Namun, mulailah merintis bisnis Anda. Ingat, untuk berbisnis Anda membutuhkan uang. Sisihkanlah dari gaji Anda untuk membiayai usaha Anda. Ketika bisnis Anda sudah benar-benar menghasilkan keuntungan yang membuat Anda tak lagi bergantung kepada gaji, itulah saat yang tepat untuk keluar dari pekerjaan Anda.

Jual yang Anda suka.
Banyak pegawai bank yang sukses membuka bengkel motor. Atau, politikus yang sukses dengan bisnis kulinernya. Dalam bisnis, passion memainkan peran penting. Mulailah berbisnis tentang sesuatu yang Anda suka dahulu. Jika Anda suka memancing, mungkin Anda akan sukses jika membuka toko peralatan pancing.

Jangan sambilan.
Tidak ada bisnis sukses yang dijalan sebagai sambilan. Meskipun Anda tergolong pemula dalam bisnis, bukan berarti Anda tidak bisa profesional untuk mengelolanya. Pelajari bisnis Anda, lakukan riset, buat perencanaan dan diskusikanlah dengan orang-orang yang profesional di bidang itu. Rutinitas pekerjaan di kantor bukanlah alasan Anda tidak memiliki waktu untuk menjalankan bisnis Anda. Ingat, dalam bisnis yang dibutuhkan adalah keseriusan. Jika Anda serius menjalani, maka hasilnya pun akan “serius”.

Dan hal yang terakhir yang perlu Anda perhatikan adalah sistem pencatatan transaksi bisnis Anda. Karena hal yang terlihat simple ini merupakan komponen yang paling penting sebagai tolak ukur untung atau ruginya bisnis yang Anda miliki. Tapi Anda tidak perlu bingung, MobKASIR dapar menjadi salah satu solusi pencatatan transaksi Anda. Segera download MobKasir di Google Play Store smartphone Android Anda.

Rabu, 03 Juni 2015

4 Alasan Mengatur Keuangan di HP Anda

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQomiqdKs-9PNjMYWRt8vWKHs2zUmugIAeKXBQzyh1MnO12lL1S2tC3912W7Jn_UiV1oRUgPyBRlcpbStwnicWRFarq33Boe2TnCf5NKtLqEdQHLNcWKj18ZVkKd9TMKj-4lXuytElioc/s1600/banner_mobkasir.jpg
Saat ini berbagai smartphone canggih bermunculan, dari yang murah hingga yang termahal ada, seperti smartphone berbasis Android. Berbagai fasilitas pun disediakan, salah satunya Anda bisa membuat pencatatan keuangan pribadi Anda. Fasilitas yang tersedia dalam perangkat mobile Anda tersebut ada yang bisa sharing ke berbagai jenis handset dan hardware namun juga ada yang khusus hanya antar handset sejenis. Beberapa tips berikut bisa membantu Anda:
  • Selalu synchronize catatan keuangan yang ada di handphone Anda ke komputer Anda maupun sebaliknya. Catat transaksi keuangan Anda dan data lainnya di perangkat mobile Anda ataupun di komputer Anda, kemudian lakukan synchronize data. Selalu buat back up data baik yang ada di desktop Anda maupun yang ada di handphone Anda. 
  • Melakukan data entry kapan saja. Dengan software pencatatan yang ada di handphone Anda, maka kapan saja dan di mana saja Anda bisa  melakukan data entry dengan nyaman. Jika Anda bisnisman yang sering berpergian, maka dengan melakukan data entry ketika sedang dijalan akan menghemat waktu Anda dari pada membuat laporan pengeluaran ketika sampai di kantor.
  • Memantau rekening keuangan Anda langsung di handphone Anda. Perlu mengecek rekening Anda? Mudah saja, saat ini dengan klik di tangan Anda, maka Anda bisa memantau kondisi rekening Anda, baik secara online melalui e-banking maupun yang manual di catatan keuangan.
  • Membuat anggaran real-time. Software keungan yang ada di Pocket PC, maupun PDA akan memberikan fasilitas untuk membuat anggaran secara real-time. Dengan cara ini, Anda tidak perlu takut kondisi keuangan Anda tiba-tiba tidak terpantau.
Tehnologi memberi kemudahan dengan berbagai cara, jika tidak Anda gunakan dengan maksimal maka sangat disayangkan, Anda telah menyia-nyiakan sebuah fasilitas yang sebenarnya telah disediakan bagi Anda.

Jadi saat ini Anda dapat mencatat transaksi penjualan usaha Anda langsung di Smartphone dengan men-download aplikasi MobKASIR di Google Play Store.